Trading Bit: Build

Ads 728x90

Tampilkan postingan dengan label Build. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Build. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Juli 2018

Awal mulanya mimin pernah mempublish artikel tentang Apakah itu GitHub? serta Apa Manfaat dari GitHub. Selintas saja, GitHub adalah repository on-line untuk Git. Dengan menyimpan file itu pada on-line server, orang yang lain atau orang yang kita ijinkan bisa download file – file proyek itu, lakukan improvisasi, serta lakukan pull request. Jadi repository on-line seperti GitHub memudahkan kita serta orang yang lain dalam terhubung file proyek yang kita lakukan. Bukan sekedar GitHub untuk repository on-line ada pula BitBucket, CodePlex, dan lain-lain.



Tapi bagaimana dengan repository lokal? bagaimanakah cara menggunakanya? Itu beberapa materi basic yang akan kita ulas pada artikel ini. Awal mulanya kalian harusnya meng-install aplikasi Git terlebih dulu, baca Langkah Install Git pada Windows. Sesudah meng-install aplikasi Git kalian mesti memberikan jalan direktori ke variable PATH pada windows, baca Langkah Memberikan PATH direktori pada Window supaya program Git bisa dibuka dimanapun proyek kalian ada dengan command prompt/PowerShell.

Mengawali Git 


Untuk mengawali atau inisialisasi repository git pada suatu proyek sangat ringan, Triknya :

Masuk ke folder proyek yang ingin di inisialisasi git. Pada tutorial ini mimin akan memakai folder D : tutorial_git yang ada di laptop mimin menjadi contoh. Folder ini berisi satu file index. html.
Buka program Command Prompt (cmd) pada folder itu lewat cara shift + click kanan/shift + f10 - Open PowerShell window here. Buat kalian yang belumlah tahu PowerShell mempunyai manfaat yang sama juga dengan cmd pada Windows cuma saja PowerShell adalah vs paling baru serta mempunyai semakin banyak feature.
Ketikan perintah tersebut untuk inisialisasi git. Waktu proses inisialisasi tergantung dari besar proyek kalian. Makin besar atau banyak file proyek maka dapat makin lama proses inisialisasi git.
git init
Yup cuma perintah itu saja diperlukan untuk inisialisasi git. Bisa kalian lihat pada proyek kalian akan ada folder baru yang bername. git. filder. git ini lah yang bertindak menjadi repository serta menaruh semuanya info proyek kalian seperti pergantian, commit, branch, dan lain-lain.
Tutorial Basic Memakai Git pada Windows
Meniadakan Git
Untuk meniadakan git dari proyek kalian sangat ringan, kalian cuma cukuplah meniadakan folder. git yang ada di folder proyek itu.

Level File 


Git memperbedakan file – file mejadi 3 level yakni :

Untracked = adalah level di mana file belumlah di lacak/untracked oleh git.
Not Staged = adalah level di mana file telah dicari serta berlangsung pergantian dari vs file awal mulanya.
Staged = adalah level di mana file – file siap untuk dikerjakan commit. semuanya file yang ingin dikerjakan commit mesti masuk ke level staged terlebih dulu.
Lakukan Commit
Pertama kalinya kita lakukan inisialisasi git, Git belumlah mencari file – file yang ada. Bila kalian mengetikan perintah berikut

Tutorial Basic Memakai Git pada Windows 


Bisa kalian lihat semuanya file masih juga dalam status untracked yang berarti git belumlah mencari file itu.

Kita mesti memberi tahu git untuk mulai mencari file – file bila berlangsung pergantian kedepanya. Untuk memberi tahu git mulai mencari file pada pertama kalinya inisialisasi kita mesti lakukan commit terlebih dulu. commit adalah tindakan untuk menaruh pergantian file yang berlangsung pada repository. Triknya :

Pertama – tama kita mesti memberikan file ke level staged. Ketikan perintah tersebut untuk masukkan semuanya file ke level staged. (*) adalah wildcard untuk pilih semuanya file. Bila ada sekian banyak file yang tidak mau kalian lacak oleh git, kalian mesti menambahkanya pada file. gitignore.
git add *

Ingat sebelum lakukan commit yakinkan file yang diharapkan telah masuk level staged. Bila kalian mengubah file yang ada pada level staged jadi isi dari file vs baru itu akan masuk ke level Not Staged serta file pada level Staged tetap akan.

Untuk lakukan commit ketikan format perintah git commit -m pesan_commit. pesan_commit adalah info commit, hal seperti ini bisa memudahkan kita mengerti apa yang dikerjakan pada commit itu. Tulislah info yang singkat, jelas, serta ringan dimengerti.

git commit -m " Inisialisasi proyek "
selesai

Git akan mulai mencari file proyek kalian. Bila kalian ingin lakukan commit pada pergantian yang terjadi masukan file – file yang berkaitan ke level staged terlebih dulu baru kerjakan commit. Untuk rujukan lebih komplet tentang perintah git kalian dapat lihat dokumentasinya pada halaman https :// git-scm. com/docs. Bila ada yang ingin ditanyakan atau pendapat silakan tinggalkan komentar pada kolom komentar di bawah :).
Awal mulanya mimin telah menuturkan bagaimana basic pemakaian Git pada OS Windows. Tutorial awal mulanya kita masih tetap memakai repository lokal pada computer/laptop masing – masing. Saat ini mimin akan kasih tau bagaimanakah cara unggah proyek git dari repository lokal ke repository on-line. Tapi sebelum itu


Apa Keuntungan Repository Online 


Sebetulnya sangat banyak keuntungan dalam memakai repository on-line. Pertama, Repository on-line mempermudah kalian dalam kerjasama proyek dengan cara team. Setiap anggota team bisa lakukan pull & push. Mimin akan mengulas manfaat pull, push, serta pull request pada artikel setelah itu.

Ke-2, Respository on-line itu seperti backup proyek. Bila ada permasalahan berlangsung pada computer/laptop kalian serta data – data file projek tidak dapat diselamatkan, kalian masih tetap mempunyai repository on-line yang ada di server serta bisa di unduh setiap saat.

Ke-3, mempermudah kalian menguppload proyek ke server produksi. Bila kalian mempunyai VPS serta ingin mengupload proyek itu ke VPS, kalian cuma memang perlu clone repository on-line dengan satu baris perintah yang sederhana.

Ada banyak lagi keuntungan Git pada repository on-line yang bisa kalian rasakan.

Pilih Repository Online 


Banyak penyedia repository on-line di luar sana serta setiap penyedia mempunyai keunggulan serta kelebihan masing – masing, tapi konsepnya masih sama. Mimin mereferensikan untuk memakai GitHub karena gratis serta mempunyai komune yang banyak. Tapi bila kalian memakai GitHub, proyek kalian akan disaksikan oleh kebanyakan orang. Bila kalian ingin membuat private repository pada GitHub, kalian bisa membayar $7/bulan. Ada pula Bitbucket yang menyiapkan private repository dengan cara gratis tapi mempunyai limitasi spesifik yang bisa kalian lihat secara langsung pada situsnya.

Unggah ke Repository Online 


Pada tutorial kesempatan ini mimin memakai GitHub menjadi repository on-line pada proyek yang sudah kita buat, triknya :

Buat repository baru terlebih dulu pada GitHub. kalian bisa membaca artikel langkah memakai GitHub serta membuat repository baru.

Copy link repository GitHub kalian. (contoh link : https :// github. com/zcabez/MyNewProject. git)
Saat ini buka folder proyek yang telah memakai Git pada laptop/computer kalian.
Buka command prompt pada folder tersebut
Kita akan memberikan repositor on-line/remote repository pada proyek kita, tuliskan perintah tersebut pada command prompt

git remote add origin link_repository_github
Pada perintah di atas kita memberi perintah pada aplikasi git untuk memberikan remote repository yang kita berikan nama “origin”. ubah link_repository_github dengan link repository kalian yang sudah dicopy awal mulanya. Contoh :

git remote add origin https :// github. com/zcabez/MyNewProject. git
Saatnya mengupload file – file proyek ke remote repository yang sudah. Ketikan perintah berikut
git push -u origin master
“master” adalah nama branch yang ingin kita unggah. Mimin akan mengulas branching pada Github di artikel setelah itu.

Tunggulah sesaat hingga semual file sukses terupload.
Usai itu langkah – langkah unggah proyek dari repository lokal ke repository on-line dengan Git.
Buat pemakai OS Linux atau distribusinya tentu telah familiar dengan namanya variabel PATH ini. PATH adalah environtment variable yang berisi daftar himpunan set direktori di mana ada program yang bisa digerakkan/dilakukan oleh skema. Biasanya setiap direktori berisi tempat dari suatu aplikasi. Bukan sekedar pada Linux skema operasi Windows juga mempunyai variabel PATH ini.


Manfaat PATH 

Seperti yang disebutkan di atas PATH berperan untuk menaruh jalan direktori yang ada aplikasi (. exe untuk Windows) untuk digerakkan. Biasanya menambahkan direktori ke variabel PATH dikerjakan untuk memudahkan user dalam terhubung satu program lewat command line pada Windows atau terminal pada Linux. contoh C : Program FilesGitcmd adalah jalan direktori untuk program Git pada computer mimin. Dengan memberikan jalan direktori itu dalam variabel PATH mimin dapat terhubung program Git dimanapun. Contoh mimin ingin terhubung program Git serta lihat vs Git yang terinstall pada folder D :, mimin bisa melakukanya dengan mengetikan command berikut

D : git --version
Mimin tak perlu tuliskan jalan direktori itu untuk menggerakkan program Git di command line

D : " C : Program FilesGitcmdgit. exe " --version
Jadi lebih ringan bukan dengan memberikan jalan direktori itu ke variabel PATH? Contoh lainnya saat kalian memakai Node. Js atau Ruby kalian mesti menampahkan jalan direktori untuk aplikasi npm atau Gem pada variabel PATH. npm adalah package manager untuk Javascript sedang Gem untuk Ruby. Saat ini kalian mengetahu manfaat variabel PATH, bagaimanakah cara menambahkanya?

Memberikan PATH 


Pada artikel ini mimin cuma akan mengulas menambahkan jalan direktori ke variabel PATH untuk operasi skema Windows 10 saja untuk vs Windows lainnya akan serupa – serupa semacam ini.

Buka Control Panel.
Click pada Sistem and Security - Sistem - Advanced sistem settings.
Pada tab Advanced click pada tombol Environment Variables.

Akan ada 2 type variable PATH yakni variabel PATH untuk User serta Sistem. Perbedaanya merupakan bila kalian memberikan jalan direktori itu pada user, jadi cuma user itu saja yang bisa mengkases aplikasi itu tanpa tuliskan jalan direktorinya. Sedang bila kalian menambahkanya pada Sistem, semuanya user bisa terhubung aplikasi itu tanpa tuliskan jalan direktorinya. Mimin akan memberikan pada variabel PATH Sistem. Click pada baris Path pada kolom Variable - Click Ubah.

Click pada tombol New jalan direktori yang ingin kalian imbuhkan pada variabel PATH serta tuliskan jalan direktori. Di tempat ini mimin memakai jalan direktori program Git pada computer mimin.

Click OK untuk menaruh pergantian.

Saat ini kita bisa menggerakkan program Git di folder mana saja. Untuk buka terminal pada folder yang diharapkan masuk dalam folder tesebut serta tekan Shift + f10 - click Open PowerShell window here.
Kesempatan ini mimin akan menuturkan langkah membuat proyek baru pada Android Studio. Triknya tidak demikian susah hingga tak perlu panjang – panjang. Tapi beberapa ada yang memang perlu dilihat dalam membuat proyek baru pada Android Studio.



Buat yang belumlah meng-install IDE Android Studio, kalian dapat download pada halaman https :// developer. android. com/studio/index. html. Yuk secara langsung ikuti triknya :

Buka Aplikasi Android Studio. 

Click pada tombol Start a new Android Studio proyek.
Langkah Membuat Proyek Baru pada Android Studio
Ada sekian banyak kolom yang perlu kalian isi yakni :
Application name = Nama proyek yang diharapkan.
Company domain = Domain perusahaan kalian di balik. Bila tidak mempunyai kalian bisa mengisinya bebas seperti proyek. androidbaru. namasaya. Company domain berperan untuk memperbedakan satu aplikasi android dengan yang lainnya.
Proyek location = Letak tempat untuk menaruh proyek. upayakan tempat/path folder tidak memiliki kandungan spasi/space, bila memiliki kandungan spasi jadi kalian akan mendapat peringatan jika ini bisa mengakibatkan permasalahan dengan NDK tools. Ubah spasi memakai garis bawah/underscore (_) serta janganlah memakai lambang – lambang seperti *, &, #, dan lain-lain karena bisa mengakibatkan error waktu compiling. Referensi dari mimin pakai cara Camel Kasus dalam penamaan proyek Android. Informasi selanjutnya tentang Camel Kasus. Click Next.

Pilih pada Phone and Tablet untuk membuat aplikasi pada smartphone serta tablet Android. Tinggalkan Minimal SDK dengan cara default yakni “API 15 : Android 4. 0. 3 (IceCreamSandwich) ”. Dengan membidik API 15 aplikasi yang kalian buat dapat digunakan oleh 99. 3% pemakai smartphone serta tablet Android. Makin besar Minimal SDK yang kalian tetapkan jadi makin sedikit pemakai yang bisa menggunakan aplikasi yang kalian buat. Click Next.

Ada beberapa Activity yang bisa kalian pilih untuk mengawali proyek. Pada tutorial kesempatan ini kita akan mengawali pada Activity yang kosong, jadi pilih pada Empty Activity. click Next.

Isikan dari nama Activity yang diharapkan, bila tidak ada yang dirubah click secara langsung pada tombol Finis untuk mengawali membuat Proyek.

Tunggulah sesaat sampai Android Studio usai membuat proyek kalian.

Nah demikianlah langkah membuat proyek baru pada android studio. Cukuplah ringan kan?!. Tidak hanya membuat proyek baru di atas kalian dapat juga membuat proyek lokal ke computer kalian lewat proyek remote yang ada pada server seperti GitHub. Tentulah kalian memerlukan koneksi internet untuk membuatnya. Untuk langkah selanjutnya kalian dapat membaca artikel langkah copy proyek Android di GitHub secara langsung ke Android Studio.
kesempatan ini mimin ingin memberikan info tentang beberapa bhs pemrograman yang dipakai dalam pembuatan web. Penasarankan bhs apa sich untuk membuat suatu web yang statis ataupun dinamis?? yuk secara langsung saja.


2 Kelompok Pemrograman Web 

Dalam membuat suatu web ada 2 kelompok yakni Front-end Development serta Back-end Development. Tiap-tiap kelompok ini mempunyai perbedaanya masing – masing.

Pada Front-end development kalian mengatur bagaimana penampilan layout suatu web serta bagaimana posisi dari layout itu. Front-end development begitu sama dengan penampilan serta design suatu web. Mengenai beberapa bhs pemrograman front-end salah satunya :

HTML
CSS
Javascript
Sedang pada Back-end development kalian mengatur bagaimana web bisa mengatasi hubungan dengan user seperti pengisian suatu form Login. Back-end juga adalah otak dari suatu web yang bisa jadikan web jadi lebih dinamis. Oleh karenanya back-end development sama dengan jalinan klien serta server. Contoh-contoh bhs pemrograman back-end yakni :

PHP (umum)
Ruby
Java
Python
HTML
HTML adalah singkatan dari Hypertext Markup Language yang dipakai untuk mengatur posisi data yang ingin dipertunjukkan pada suatu web. HTML juga berperan menjadi meta data dari suatu web. Apakah itu meta data? meta data merupakan info tentang web yang bisa dibaca oleh mesin pencari.

CSS 

CSS atau kependekan dari Cascading Model Sheet adalah bhs pemrograman web yang dipakai untuk memberi design pada HTML. Dengan CSS kalian bisa mengatur lebar. tinggi. warna dari suatu bagian. Kalian dapat juga membuat suatu animasi dengan CSS. CSS adalah kunci dari suatu web yang responsif

Javascript 

Ingat Javascript bukan Java, ke-2 bhs ini begitu berlainan. Javascript adalah bhs pemrograman web yang dipakai untuk memberi kesan-kesan interaktif pada suatu web. Misalnya saat tombol scroll to top jadi halaman web akan automatis di scroll hingga sampai sisi teratas.

PHP 

PHP adalah singkatan dari Hypertext Preprocessor. PHP umum dipakai pada suatu web dalam berhubungan dengan server seperti database, memproses data masukan dari user, dan membuat web lebih dinamis.

Apa Yang Mesti Dipelajari 


Kalian tentu bertanya-tanya jadi bhs pemrograman manakah yang perlu dipelajari. Pendapat dari mimin, baiknya kalian pelajari HTML, CSS, serta dikit Javascript. Loh kok sangat banyak min? Yup karena suatu web tidak bisa berdiri dengan cuma satu bhs saja. Dapat sich dengan bhs HTML tapi itu akan membuat penampilan web kalian kurang enak dilihat.

Nah kemudian baru kalian pelajari PHP supaya web kalian bisa berkomunikasi dengan server serta membuat web kalian jadi lebih dinamis. Mengenai tersebut pendapat tempat evaluasi situs development on-line dari mimin.

Ads 728x90